Biang keringat adalah salah satu jenis kelainan kulit yang biasanya menyerang bayi dan anak-anak. Namun, Anda harus waspada karena orang dewasa juga berisiko mengalami hal yang sama. Ada berbagai penyebab biang keringat. Anda perlu mengenali masing-masing penyebabnya sehingga Anda dapat mengambil solusi yang tepat untuk mengatasi panas yang berduri. Selain itu, Anda juga bisa mencegahnya dengan mengetahui penyebabnya. Lalu, apa cara terbaik untuk mencegah biang keringat, terutama pada bayi dan anak-anak? Inilah 7 di antaranya yang bisa Anda coba.

Cuci pakaian dengan benar agar serat tetap halus

Hati-hati saat mencuci pakaian bayi dan anak-anak, jangan merusak serat kain pada pakaian. Serat kain yang rusak membuat pakaian menjadi mudah kusut. Kondisi pakaian seperti itu dapat memicu biang keringat pada bayi dan anak-anak, karena pakaian yang keriput seringkali memicu iritasi kulit. Untuk itu, pastikan Anda tidak menggosok terlalu keras saat mencuci pakaian bayi dan anak-anak agar serat kainnya bagus, sehingga dapat mencegah biang keringat pada si kecil. Pakaiannya masih lembut, bayi dan anak-anak masih ceria tanpa gangguan keringat.

Hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat

Pada bayi dan anak-anak, fungsi kelenjar keringat masih belum sesempurna pada orang dewasa. Inilah yang membuat alasan mengapa biang keringat lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak daripada pada orang dewasa. Nah, untuk mencegah hal ini, hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat pada bayi dan anak-anak. Pakaian yang terlalu ketat akan membuatnya lebih berisiko mengalami biang keringat. Pakaian yang terlalu ketat membuat panas tubuh lebih mudah terperangkap. Ini akan memicu kulit bayi dan anak-anak berkeringat lebih dari biasanya. Sementara itu, keringat gagal diserap dengan baik oleh pakaian yang terlalu ketat, membuat kulit lebih lembab. Kondisi kulit seperti itu berisiko tinggi mengalami biang keringat. Untuk itu, sebisa mungkin jangan mengenakan pakaian yang terlalu ketat pada si kecil Anda untuk mencegah biang keringat terbentuk di kulit.

Hindari tempat yang lembab

Anak-anak biasanya suka bermain di sembarang tempat. Hal ini tentunya dapat memiliki efek buruk pada kesehatannya, terutama jika ia sering bermain di tempat yang lembab. Kondisi lembab dapat meningkatkan risiko panas pada anak. Ini karena kelembaban di lingkungan akan membuat permukaan tubuh dan kulit anak menjadi lembab. Jangan biarkan ini terjadi karena biang keringat bisa menyerang. Untuk mencegah biang keringat tanpa menghilangkan kegembiraan, berikan nasihat kepada anak Anda untuk menghindari tempat yang lembab. Berikan alternatif taman bermain yang lebih aman baginya.

Pastikan sirkulasi udara lancar

Sirkulasi udara di setiap kamar di rumah Anda juga dapat memengaruhi tingkat kelembaban kulit anak Anda. Diperlukan ruangan dengan sirkulasi udara yang baik agar si kecil dapat tetap sehat, terutama untuk mencegah biang keringat. Kamar dengan sirkulasi udara yang buruk biasanya cenderung lebih lembab. Jika anak Anda berada di kamar untuk waktu yang lama, kelembaban kulitnya akan meningkat. Kulit lembab membuatnya lebih rentan terhadap biang keringat. Untuk itu, pastikan setiap kamar memiliki sirkulasi udara yang baik, terutama ruangan dan ruang bermain untuk si kecil sehingga ia dapat terhindar dari panasnya biang keringat.

Rajin mandi

Jangan lupa atau tunda untuk memandikan si kecil. Seringkali ini dilakukan ketika cuaca dingin. Padahal, hasilnya sebenarnya tidak baik untuk kesehatan kulit bayi dan anak-anak. Ketahuilah bahwa kulit mereka memiliki kelenjar keringat yang fungsinya tidak sempurna. Kulitnya belum dapat mengontrol produksi keringat dengan baik. Jika Anda menunda atau bahkan lupa untuk mandi, anak Anda akan berisiko terkena biang keringat.

Untuk mencegah biang keringat, pastikan untuk memandikannya secara teratur. Jika cuaca dingin, gunakan waslap dan air hangat untuk membersihkan tubuh bayi. Selain itu, penggunaan sabun anti-bakteri seperti Lifebuoy Bodywash pada anak-anak juga dapat dipertimbangkan, mengingat formula Lifebuoy Bodywash dapat membantu memberantas bakteri Staphylococcus epidermidis yang menjadi penyebab keringat pada anak-anak. Jangan lupa mengeringkan tubuhnya setelah dimandikan. Upaya ini juga dapat membantu membersihkan kotoran pada tubuh bayi Anda dan mengurangi risiko biang keringat pada kulitnya.

Minum air

Tidak ingin anak Anda terkena biang keringat? Pastikan dia terhidrasi dengan baik. Anda melakukan ini dengan memastikan dia minum dalam jumlah yang cukup. Air adalah penetral suhu tubuh. Dengan meminum banyak air, suhu tubuh menjadi stabil. Ini dapat mengurangi produksi keringat mengingat kelenjar keringat pada bayi dan anak-anak tidak bisa berfungsi dengan sempurna. Dengan begitu, Anda dapat sekaligus mencegah biang keringat hanya dengan memberinya minum yang cukup.

Pertimbangkan untuk menggunakan bubuk dingin, losion hidrokortison atau krim untuk mencegah biang keringat.

Penggunaan bedak dingin dimaksudkan untuk menjaga kulit bayi dan anak-anak tetap kering tanpa mengurangi kelembaban. Bubuk dingin juga dapat digunakan untuk meredakan gejala biang keringat yang telah terjadi. Demikian juga dengan penggunaan lotion dan krim hidrokortison yang dimaksudkan untuk mengurangi ketidaknyamanan karena biang keringat.

Bayi dan anak-anak cenderung lebih berisiko mengalami biang keringat. Namun, ini bisa dicegah dengan baik jika Anda tahu caranya. Tujuh cara untuk mencegah biang keringat di atas Anda bisa mencoba mencegah anak Anda dari biang keringat. Bayi dan anak-anak bisa tetap ceria. Anda juga bisa bebas melakukan aktivitas tanpa khawatir rewel karena biang keringat. Saya harap ini membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.