Meskipun aerobic merupakan kegiatan yang cukup populer di tengah-tengah masyarakat, akan tetapi kenyataannya banyak yang tak begitu paham manfaat aerobik.

Manfaat aerobic bisa dirasakan bagi siapapun yang rutin menjalaninya. Ketika sedang mengandung, setiap wanita pasti akan dianjurkan untuk memperbanyak waktu untuk beristirahat. Itu dikarenakan wanita hamil akan mudah terasa lelah. Kemudian ketika lelah menerpa, hal tersebut tentu akan memberikan imbas yang kurang baik terhadap kesehatan janin di dalam perutnya. Wanita hamil pun cukup rentan terkena gangguan hormone, jadi akan lebih sensitive jika menghadapi suatu masalah. Agar kesehatan tubuh dan janin terjaga, maka olahraga ringan harus dilakukan. Ketika ibu dan janinnya sehat, maka sang ibu tidak akan memiliki emosional yang sensitive dalam kesehariannya.

3 Manfaat Melakukan Aerobic Ketika Hamil

Banyak wanita hamil yang enggan menggerakan badannya karena mudah merasa lelah. Namun jika kemalasan tersebut tidak dilawan, maka kesehatan ibu dan janin akan memburuk. Bahkan ketika sudah saatnya lahir, janin menjadi malas untuk mencari jalan lahirnya. Jika itu terjadi maka sang ibu akan mengalami kesulitan dalam persalinan dan berakhir di meja operasi. Untuk menghindari kesulitan saat persalinan, maka Anda harus mengetahui manfaat aerobik. Pasalnya aerobik banyak sekali manfaatnya untuk wanita yang sedang hamil :

1. Memberikan kekuatan pada otot perut

Manfaat aerobik yang paling utama bagi ibu hamil adalah dapat menguatkan otot yang ada di dalam perut. Selama proses hamil sampai dengan melahirkan, otot yang ada di dalam perut dituntut untuk bekerja keras. Ketika sang ibu telah melatihnya dengan baik selama masa kehamilan, maka akan menguntungkan. Pasalnya sang ibu akan sangat terbatu ketika persalinannya telah tiba. Aerobik yang dilakukan oleh ibu hamil tentu memiliki gerakan khusus. Sehingga tidak akan berbahaya dan justru memberi kemudahan ketika proses persalinan.

2. Melancarkan proses kehamilan

Sekarang semakin banyak wanita yang keguguran ketika hamil. Hal tersebut biasanya terjadi karena otot perut melemah. Untuk itu sang ibu sangat disarankan untuk melakukan aerobik agar otot perut dan vagina menguat. Ketika kedua otot tersebut menguat maka proses kehamilan dan persalinan akan lancar. Kemudian yang menguntungkannya lagi, ketika sudah terbiasa melakukan aerobik selama hamil akan membuat sang ibu tidak membutuhkan banyak tenaga saat persalinan.

3. Dapat menahan berat badan

Semua orang pun sudah paham bahwa wanita yang sedang hamil akan mengalami kenaikan berat badan cukup drastis. Hal tersebut memang wajar dan sulit untuk dihindari. Justru ketika berat badan sang ibu tidak ada kenaikan patut diwaspadai. Pasalnya bisa jadi janin di dalam rahimnya tidak berkembang atau terdapat masalah serius. Ketika berat badan sudah semakin melonjak, maka sang ibu akan semakin kesulitan dalam bergerak. Banyak pula yang tidak kuat berdiri lama kaarena berat badannya semakin bertambah. Agar proses pertambahan berat badan dapat dikontrol, maka yang harus dilakukan adalah aerobik.

Tips Aman Melakukan Aerobik Bagi Ibu Hamil

Banyak yang mengira bahwa melakukan aerobik hanya akan membuat kandungan melemah. Padahal Manfaat aerobik benar-benar menguntungkan bagi setiap ibu hamil. Jadi yang terpenting sebelum melakukan aerobik, Anda harus memperhatikan beberapa tips berikut. Dengan begitu kandungan akan tetap terjaga dengan baik hingga persalinan tiba.

1. Mengonsumsi kalori dalam jumlah banyak

Agar Anda dapat merasakan manfaat aerobik ketika hamil, maka Anda harus mengonsumsi kalori yang lebih banyak dari sebelumnya. Ketika tubuh Anda telah ternutrisi maka tubuh akan lebih kuat. Ketika sedang hamil, berat badan sang ibu memang akan terus bertambah karena adanya pertumbuhan bayi dalam kandungannya. Semakin besar kandungan Anda, jumlah kalori yang dikonsumsi pun haarus semakin banyak. Sehingga aerobik yang dilakukan tidak menimbulkan masalah bagi kehamilan.

2. Melakukan konsultasi dengan dokter

Sebelum melakukan aerobik, memang ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter. Pasalnya ada sejumlah wanita yang ternyata tidak kuat melakukan aktivitas ringan. Untuk itu pada trimester pertama, Anda harus mengonsultasikannya dahulu. Ketika dokter mengatakan bahwa kehamilan Anda sehat dan tidak ada masalah apapun, amka aerobik dapat dilakukan. Aerobik kehamilan tentu berbeda dengan aerobik pada umumnya. Dengan begitu aerobik kehamilan tidak akan memberikan resiko berbahaya bagi ibu dan janin.

3. Menggunakan pakaian tepat ketika aerobik

Para remaja yang mengikuti kegiatan aerobik pasti akan mengenakan pakaian ketat. Pasalnya dengan mengenakan pakaian ketat, gerakan aerobik yang diarahkan instruktur senamnya akan lebih mudah diikuti. Namun karena ini merupakan aerobik kehamilan, Anda harus mengenakan pakaian longgar. Bahkan Andda juga dapat menggunakan pakaian berlapis.

Dengan begitu ketika badan sudah mulai merasa panas dan mengeluarkan keringat, pakaiannya dapat dicopot. Kemudian pastikan pula Anda mengenakan bra khusus maternity. Sehingga selama melakukan aerobik, tubuh Anda akan merasa nyaman. Begitu pula dengan sepatu yang dikenakan, Anda harus mengenakan sepatu dengan ukuran yang sesuai.

4. Melakukan pemanasan lebih dahulu

Agar Anda merasakan manfaat aerobik, maka yang harus dilakukan sebelum aerobik adalah pemanasan. Dengan melakukan pemanasan maka persendian dan otot akan melemas. Pemanasan ini akan menjauhkan Anda dari kram. Selain itu pemanasan juga akan meningkatkan detak jantung dengan waktu perlahan-lahan. Apabila Anda tak melakukan pemanasan sama sekali, kemudian langsung melakukan aerobik maka akan berbahaya. Pasalnya otot tubuh masih tegang, sehingga cedera dapat terjadi.

5. Jangan berbaring telentang

Bagi yang sedang hamil di usia trimester pertama, maka posisi terlentang harus dihindari. Pasalnya posisi tersebut akan memberi tekanan pada bagian vena cava. Vena cava tersebut akan mengurangi aliran darah jika sampai tertekan. Pada akhirnya aliran darah yang kea rah jantung akan berkurang dan kepala akan menjadi pusing, mual, bahkan sesak napas. Untuk itu ibu hamil sangat tidak diperkenankan berbaring telentang selama mengikuti kegiatan aerobik.

6. Istirahatlah ketika lelah

Meski Anda benar-benar ingin merasakan manfaat aerobik, bukan berarti memforsir diri ketika melakukannya. Justru jika melakukan aerobik secara berlebihan hanya akan membuat tubuh kelelahan. Ketika ada bagian tubuh yang merasa sakit, maka itu tandanya Anda harus segera berhenti. Aerobik kehamilan terdapat instruktur khusus, jadi Anda harus sering-sering berkonsultasi juga dengannya.

7. Jangan sampai kepanasan

Ketika kandungan Anda masih berumur trimester pertama, maka perkembangan organ utama bayi sedang terjadi. Untuk itu sang ibu tidak diperbolehkan melakukan olahraga yang menyebabkan tubuh merasa kepanasan. Pasalnya ketika terjadi peningkatan suhu tubuh akan langsung membahayakan janin. Ketika sedang berolahraga dan tubuh mulai terasa panas, maka segeralah menuju ruangan yang ber-AC. Dengan begitu suhu tubuh akan kembali ke posisi yang normal.

Selain tips diatas, untuk ibu hamil senam aerobic ibu hamil memang tidak boleh sembarangan. Selain wajib melakukan pemanasan, pendinginan juga wajib dilakukan. Pendinginan dilakukan dengan cara meregangkan otot-otot. Dengan begitu detak jantung yang tadinya berdetak cepat akan mulai normal. Ketika Anda memperhatikan ke-delapan tips di atas, manfaat aerobik selama masa kehamilan akan Anda rasakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.