Masih ingat kapan dulu kamu masa kecil dan beli di warung jajanan, Sekarang alih-alih di warung, anak-anak pada zaman sekarang memiliki tempat belanja yang berbeda: minimarket! Maklum, bahkan balita di Indonesia saat ini, umumnya sudah sangat akrab dengan minimart yang tumbuh seperti jamur di musim hujan, termasuk di daerah perumahan karena sering diundang ke sana oleh orang tuanya.

Bagaimana dengan anak-anak Anda? Apakah seperti itu juga? Jika Ya, perbaikan Anda jika sebagian besar permintaan minimarket tradisional anak-anak tidak sehat? Apakah mengandung banyak gula, pengawet, penambah rasa atau tidak memiliki nutrisi sama sekali.

Lalu apa solusinya?

Pilih jajanan kecil di minimart lebih sehat. Meski begitu, camilan ini lebih sehat daripada jajanan buatan sendiri atau kemasan makanan dan minuman yang dijual di pasar. Tapi setidaknya, dengan memilah dan memilh, Anda bisa memberi yang lebih baik untuk anak.

1.Roti

Roti adalah sumber protein, vitamin, dan mineral. Teksturnya lembut, mudah dikunyah dan ditelan, ada baiknya. Pantas saja, jika roti yang Anda tawarkan jadi pilihan cemilan yang lebih sehat untuk anak-anak.

Apalagi hampir setiap minimart menyediakan berbagai jenis roti. Roti putih atau roti gandum, isi selai manis, coklat, pisang atau roti keju, juga dalam berbagai bentuk seperti roti sobek, kering, bantal dan banyak lagi. Sekarang di minimart di rak bagian roti biasanya juga dijual dorayaki, wafel dan berbagai jenis spons yang bisa menjadi pilihan tambahan untuk anak-anak.

2.Biskuit Gandum Utuh

Biskuit lorong atau rak selalu menggoda si kecil? Cobalah untuk mengenalkannya pada gandum utuh. Biskuit lebih sehat daripada biskuit biasa. Memang, tekstur kerupuk gandum secara umum lebih kasar, tapi ini karena biskuit gandum mengandung lebih banyak serat, mineral dan vitamin, mulai dari vitamin B1, B2, B6 dan B12. Gandum utuh juga baik untuk pencernaan. Sangat bagus, Ibu jutsru. Anak-anak tetap semangat untuk memakannya, Anda bisa memilih biskuit gandum dengan cokelat, selai kacang ekstra atau rasa vanila.

Masih di lorong atau area rak yang sama, Anda juga bisa membeli kerupuk yang juga tergolong cemilan sehat untuk anak-anak. Baca dengan cermat label dan pilih kerupuk yang mengandung kalsium atau sayuran tinggi. Umumnya kerupuk juga mengandung vitamin A untuk antibodi dan vitamin D untuk penyerapan kalsium.

3.Oat, Granola atau Sereal Bar

Selain itu, ada lebih banyak kerupuk gandum sebagai makanan ringan yang dijual di pasar dan bisa memberi anak ekstra serat: oat, Granola atau Cereal Bar! Cemilan ini dibuat dari berbagai jenis serelia yang biasanya dicampur dengan bahan lain seperti kacang, madu, coklat atau yogurt. Meski masih mengandung gula dan lemak, makanan ringan masih lebih baik daripada kue tradisional berlapis wafer atau cokelat atau karamel yang biasa menarik perhatian anak-anak, Moms.

Granola atau sereal dalam kemasan kecil utuh (tidak dibuat dalam bentuk bar atau batangan) juga bisa dijadikan camilan anak-anak, lho. Anda dapat membeli sereal dalam jumlah kecil (atau memindahkannya ke porsi yang sesuai dari wadah anak-anak) dan kemudian membiarkan anak-anak menikmatinya tanpa susu. Kriuk-kriuk!

4.Keju

Perhatikan kulkas di minimart dan temukan keju. Banyak sekarang juga dijual keju bar siap makan camilan sehat bisa menjadi anak. Bentuknya panjang seperti jari atau spidol, mudah dinikmati bahkan oleh balita. Ketika sulit menemukannya, Anda dapat membeli lembaran keju sebagai gantinya.

Dilai itu keju mengandung gizi yang baik untuk anak dimana kandungan susu yang ada dalam keju baik untuk pertumbuhan tulangnya. Selain itu rasanya yang khas digemari, dengan harga yang relative murah juga sangat cocok untuk snak si kecil.

5.Yoghurt

Masih di lemari es, tawarkan yogurt anak dengan rasa buah. Makanan yang terbuat dari susu murni kaya akan vitamin B6, B12 dan Vitamin k. tiga jenis vitamin ini bisa kita dapatkan dari bakteri positif di saluran pencernaan dan salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan mengonsumsi yogurt.

Selain ketiga vitamin di atas, kandungan kalsium dan protein dalam yogurt sangat baik dalam meremajakan kulit dan kesehatan otak agar bekerja dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan dan organ tubuh.

6.Susu UHT atau susu Pasteurisasi

Jika anak tidak menyukai rasa yogurt yang asam, beri susu saja! Tapi pastikan anak sudah berusia 1 tahun ke atas dan pilih kemasan susu Ya, Bu. Selain itu, Anda perlu hati-hati melihat kemasannya sehingga Anda dapat membedakan antara susu UHT, susu pasteurisasi dan minuman susu yang belum dijual di rak yang sama atau berdekatan.

Seperti apa misalnya? Baca juga, banyak produk susu minuman, minuman dengan susu atau minuman rasa susu. Ketika Anda menemukan tulisan ini pada kemasannya, itu berarti minuman yang mengandung susu tetapi tetap saja bukan susu, Bu! Kandungan susu di dalamnya juga mungkin hanya sedikit atau tidak menjadi konten utama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.