Tidak salah jika orang mengatakan, sains ada untuk membawa orang dari era kegelapan menuju era yang terang benderang. Buktinya dengan sains umat manusia mampu eksis hingga sekarang dengan menciptakan penemuan luar biasa untuk beradaptasi dengan alam yang senantiasa berubah.

Salah satu yang paling penting adalah pengetahuan tentang manfaat makanan, makanan preventif seperti kanker serviks. Sebagai topik utama diskusi kita kali ini.

Karena makanan adalah salah satu kebutuhan dasar pria, mengetahui di mana makanan itu baik dan buruk adalah kewajiban. Hal ini bertujuan agar manusia terhindar dari penyakit bawaan makanan dan mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan.

Apakah Anda tahu makanan pencegahan kanker serviks?

Kanker serviks adalah kanker yang ada pada serviks wanita. Fungsi serviks sebagai pintu masuk ke rahim dari vagina. Semua wanita usia berapa pun berisiko memiliki kanker serviks. Namun, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Selain menghindari makanan penyebab kanker serviks, Anda harus tahu makanan apa yang dapat mengurangi peluang Anda terkena kanker serviks.

Kanker serviks Makanan preventif yang perlu Anda ketahui

1. Pepaya

Berasal dari Amerika Tengah, tanaman pepaya saat ini dibudidayakan di banyak negara tropis. Terkenal sebagai “buah malaikat” oleh Christopher Columbus, pepaya adalah pembangkit kekuatan sejati.

Salah satu buah terbaik dengan vitamin C (bahkan lebih baik dari jeruk), juga mengandung beta-cryptoxanthin dan zeaxanthin. Kombinasi nutrisi ini dikaitkan dengan tingkat infeksi HPV yang lebih rendah, dan para ahli percaya bahwa mengkonsumsi satu buah pepaya per minggu dapat mengurangi risiko wanita terkena kanker serviks.

HPV atau human papillomavirus Manusia adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit menular seksual yang paling umum. Pada wanita, infeksi HPV juga menyebabkan kanker serviks, vulva, vagina, anus, mulut, dan tenggorokan.

2. Raspberry

Raspberry penuh dengan nutrisi dan sangat lezat, tetapi kalori sangat rendah. Studi klinis menunjukkan konsumsi raspberry merah setiap hari dapat mencegah perkembangan sel yang terinfeksi HPV.

Efek ini sangat mungkin disebabkan oleh konsentrasi asam ellagic yang tinggi senyawa raspberry alami yang memiliki sifat anti kanker dan anti mutagenik-karsinogenik.

Dalam beberapa kasus, itu juga mampu menyebabkan apoptosis (kematian sel) dalam sel kanker. Selanjutnya, asam ellagic yang ditemukan dalam raspberry merah mampu bertahan dalam kondisi panas atau beku.

Jadi ketika Anda makan raspberry segar, beku atau panas, manfaatnya sebagai makanan pencegah kanker serviks tidak berkurang.

3. Teh hijau

Manfaat teh hijau yang lebih terkenal bisa menurunkan berat badan, tetapi manfaat kesehatan dari minum teh hijau lebih bervariasi dari itu. Memang, bukti menunjukkan bahwa teh hijau juga dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker, termasuk pencegahan kanker serviks sebagai minuman.

Catechin, merupakan senyawa yang sangat baik dalam menurunkan berat badan tubuh, terbukti sangat efektif untuk melindungi sel dari kerusakan DNA yang disebabkan oleh radikal bebas.

Tetapi substansi anti-kanker teh hijau tidak berakhir di sana. Kebaikan teh hijau yang lain telah terbukti menekan urokinase, sejenis enzimyang berperan dalam metastasis sel kanker (penyebaran) pada pasien kanker serviks.

Anda dapat menambahkan sedikit jus jeruk yang kaya akan vitamin C ke dalam teh hijau Anda. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C membuat katekin dalam teh hijau lebih banyak sehingga tubuh dapat menyerapnya.

4. Asparagus

Asparagus adalah makanan dengan glutathione (349 nM glutathione / g berat basah), “antioksidan” yang mendapat sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Glutathione memiliki fungsi yang luas, seperti makanan pencegah kanker serviks.

Sebagai contoh, glutathione terbukti efektif melindungi sel dari kerusakan radikal bebas, mendetoksifikasi zat asing sebagai karsinogen, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mempengaruhi limfosit.

5. Wortel

Anda mungkin pernah mendengar bahwa wortel baik untuk mata, tetapi apakah Anda tahu bahwa wortel juga makanan pencegah kanker serviks? Ini karena kandungan antioksidan wortel yang sangat tinggi. Wortel juga mengandung senyawa alami falcarinol yang efektif dalam menghambat perkembangan kanker.

Para ilmuwan menemukan bahwa tikus yang memiliki tumor pra-kanker yang diberi makan wortel, kemungkinan akan berkembang menjadi kanker penuh menjadi sepertiga lebih kecil daripada hewan dalam kelompok kontrol. Jadikan wortel dan brokoli sebagai menu makanan kanker serviks preventif

Jika Anda lebih suka wortel yang dimasak daripada mentah, tidak masalah. Hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah merebusnya utuh-utuh dan memotongnya setelah itu. Karena nantinya hal ini yang mempengaruhi nutrisi antioksidan agar tetap terjaga.

6. Salmon

Selain omega-3, salmon mengandung nutrisi anti kanker, yaitu: Astaxanthin, karotenoid yang memberi warna salmon pink. Zat-zat ini telah terbukti sangat efektif dalam menghancurkan radikal bebas sehingga kita dapat menggunakannya sebagai makanan kanker serviks preventif.

Untuk mendapatkan jumlah astaxanthin yang paling banyak, pilihlah salmon liar. Astaxanthin lebih banyak pada salmon liar (terutama salmon sockeye) salmon daripada hasil ternak. Terlebih lagi, salmon liar hanya mengandung PCBS tingkat rendah, bahan kimia berbahaya yang sering muncul dalam jumlah tinggi di salmon yang dibudidayakan.

Makan salmon liar tidak boleh berlebihan. Konsumsi salmon terlalu sering membuat Anda terpapar racun spesifik berlebihan – seperti pestisida dan merkuri. FDA merekomendasikan makan ikan dua kali seminggu, tetapi tidak sering. Nasihat ini penting bagi wanita hamil dan wanita yang berencana hamil karena toksin pada ikan dapat mengganggu perkembangan neurologis bayi yang belum lahir.

7. Kunyit

Kunyit, rempah-rempah kuning, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Asia untuk mengobati berbagai kondisi penyakit. Dalam beberapa tahun terakhir, pengobatan Barat mulai memperhatikan tanaman yang luar biasa ini.

Para peneliti telah mengklasifikasikan sejumlah sifat antikanker yang ada dalam kunyit yang dapat membuatnya efektif melawan berbagai jenis kanker. Dan kabar baik menjadikannya sebagai salah satu makanan kanker serviks preventif.

Kunyit terbukti mengandung senyawa yang dapat mengidentifikasi sel kanker spesifik dan menginduksi kerusakan sel-sel ini – tanpa merusak sel sehat. Kunyit juga mengandung antioksidan kuat dan dapat mencegah pembentukan nitrosamin dan menghambat produksi proses aflatoksin-dua yang berhubungan dengan peningkatan risiko kanker.

8. Daun Arugula

Sering ditemukan dalam salad, arugula adalah sayuran yang termasuk dalam keluarga brokoli, kembang kol, dan kol. Arugula dalam manfaat kesehatan penuh mempromosikan phytochemical dan vitamin. Ini adalah sumber glukosinolat yang hebat dan dapat diubah menjadi isothiocyanate saat dikunyah.

Isothiocyanate diketahui menetralkan karsinogen dan menghambat proliferasi sel kanker. Klorofil, pigmen tanaman yang memiliki sifat anti-kanker, berkontribusi besar pada arugula sebagai makanan kanker serviks preventif. Arugula kaya akan vitamin C dan betakaroten (sekitar lima kali jumlah yang ditemukan dalam selada).

9. Ikan ROE Roe

Telur ikan telur adalah salah satu sumber alami DHA dan EPA adalah jenis asam lemak omega-3 terbaik, menjadikannya salah satu makanan pencegah kanker serviks. Telur telur ikan mengandung lebih banyak omega-3.

Sebuah penelitian, yang menganalisis lima ekor hewan laut, menemukan bahwa telur ikan dari lumpsucker, hake, dan salmon adalah yang terkaya dalam hal asam lemak omega-3.

10. Lobak

Lobak dapat digunakan sebagai makanan pencegahan kanker serviks karena mengandung glukosinolat dan fitokimia. Beberapa peneliti menemukan, glukosinolat dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker.

11. Cherry

Ceri mengandung perillyl alcohol (POH), yang ternyata efektif menghancurkan sel kanker dalam berbagai in vitro dan in vivo. Saat membeli buah ceri, lebih baik pilih buah yang tumbuh secara organik bila memungkinkan, karena buah ceri ditanam secara konvensional sering mengandung pestisida dan senyawa kimia tingkat tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.