Protein berfungsi untuk kelangsungan hidup duatu organisme. Sumber protein didapat dari makanan yang mengandunng protein nabati atau hewani. Berikut beberapa jenisnya.

Pada masa sekarang ini, banyak orang yang mengurangi konsunsi daging dan telur. Mereka beralih ke sumber protein lain sebagai pengganti daging dengan berbagai alasan. Di antaranya, karena menjadi vegetarian, mengurangi jejak karbon, menurunkan resiko penyakit jantung, obesitas dan diabetes. Tidak heran banyak yang kemudian beralih mengonsumsi makanan yang mengandung protein nabati.

Berbagai Jenis Makanan yang Mengandung Protein Nabati

Ada banyak jenis makanan yang mengandung protein nabati. Berikut ini beberapa jenis dia antaranya :

1. Tempe
Tempe sudah lama menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Makanan fermentasi kedelai merupakan salah satu jenis makanan yang mengandung protein nabati. Protein yang terkandung dalam 100 gr tempe adalah 20,8 gr. Dengan rasanya yang enak, tempe dapat dengan mudah diolah menjadi berbagai macam masakan. Harganya yang tergolong murah membuat tempe banyak dipilih sebagai sumber makanan yang disuaki banyak orang.

2. Tahu
Tahu merupakan salah satu makanan olahan kedelai yang juga populer di masyarakat. Selain rendah kalaori, tahu juga adalah makanan yang mengandung protein nabati. Per 100 gr tahu, mengandung 8 gr protein dan banyak zat gizi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Tahu juga mudah untuk diolah kembali mnjadi banyak variasi masakan.

3. Bayam
Sayuran memang tidak mengandung protein sebanyak kacang-kacangan. Tetapi beberapa jenis sayuran berwarna daun hijau gelap, ternyata juga merupakan sumber makanan yang mengandung protin nabati. Di antara sayuaran sumber protein tersebut misalnya bayam. Per 100 gram bayam rebus, mengandung kurang lebih 3 gram protein. Selain protein, bayam juga mengandung serat, vitamin A, C, kalsium dan zat besi.

4. Brokoli
Selain bayam, brokoli juga merupakan makanan yang mengandung protein nabati. Untuk ukuran sayuran, brokoli mempunyai jumlah kandungan protein yang mengejutkan. Setiap 100 gram brokoli rebus, terdapat kandungan protein sebesar 2 gram. Zat gizi lain yang terkandung dalam brokoli antara lain kalsium, fosfor, vitamin A dan folat. Brokoli juga diketahui mengandung sulforaphane, yang merupakan senyawa anti kanker.

5. Kentang
Kentang dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat, meski demikian, kentang juga memilki reputasi sebagai bahan pangan yang kosong nutrisi. Tetapi, anehnya, satu buah kentang ukuran sedang yaang direbus bersama kulitnya tanpa garam, mengandung protein sebesar 4 gram.

Karena itulah, kentang juga bisa menjadi salah satu alternatif sumber makanan yang mengandung protein nabati. Sebaiknya dalam memasak kentang, dianjurkan dengan cara dikukus, direbus atau dipanggang yang lebih sehat daripada dengan cara digoreng.

6. Kembang Kol
Bahan pangan berikutnya yang juga bisa menjadi sumber makanan yang mengandung protein nabati, adalah kembang kol. Kembang kol memiliki kandungan protein sebesar 3 gram dan 25 kalori. Karenya, kembang kol sangat baik dikonsumsi saat menjalani diet. Selain protein, kembang kol juga banyak mengandung potassium, kalsium, mangan, magnesium dan zat besi.

7. Jamur
Jamur sudah lama dikenal sebagai makanan yang rasanya enak. Bisa dimasak dengan cara digoreng atau ditumis. Selain itu, jamur diketahui sebagai salah satu makanan yang mengandung protein nabati. Jamur juga mempumyai manfaat baik untuk menjaga kekebalan tubuh dari penyakit.

8. Edamame
Kedelai adalah sumber makanan yang mengandung protein nabati dengan jumlah yang tinggi. Selain dalam bentuk tahu dan tempe, kini juga mulai banyak dikonsumsi salah satu jenis kedelai, edamame. Edamame adalah sejenis kacang kedelai yang populer di Jepang.

Paling sering, edamame disajukan dalam bentuk direbus sebagai camilan. Kacang edamame rebus memiliki kandungan protein sebanyak 11,4 gram. Selain direbus, edamame dapat juga disajikan dengan cara ditumis bersama sayuran lain atau ditambahkan ke dalam pasta.

9. Chickpea (kacang arab)
Chickpea dikenal dengan nama kacang garbanzo. Sering disajikan sebagai taburan salad, digoreng atau diasinkan atau dilumatkan menjadi hummus. Chickpea merupakan makanan yang mengandung protein nabati sebanyak 9 gram per 100 gram.

10. Aprikot kering
Buah-buahan ternyata ada yang mengandung protein juga. Salah satu di antaranya adalah buah aprikot. Aprikot bisa dikonsumsi segar atau dengan cara dikeringkan terlebih dahulu. 200 gram aprikot kering memiliki kandungan protein sebesar 3,4 gram. Lebih besar daripada protein yang terkandung dalam aprikot segar yang hanya seberar 2,8 gram saja.

11. Kurma
Buah kurma yang paling sering dijumpai di bulan puasa ini juga merupakan salah satu makanan yang mengandung protein nabati. Kandungan protein kurma diketahui sebesar 2,4 gram. Selain itu, kurma juga memiliki kandungan kalium yang tinggi dan sumber serat yang baik untuk kestabilan kadar gula darah.

12. Alpukat
Buah alpukat adalah buah hijau yang padat dan juga enak rasanya. Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dan protein. Setengah buah alpukat ukuran sedang mengandung 4% (2 gram) protein. Dengan kandungan protein tersebut alpukat menjadi salah satu sumber makanan yang mengandung protein nabati.

13. Nangka
Makanan yang mengandung protein nabati dari golongan buah-buahan, salah satunya adalah nangka. Kandungan protein dalam buah nangka diketahui sekitar 1,7 gram. Selain protein, nangka juga memiliki kandungan kalium, antioksidan, vitamin C dan sedikit vitamin A.

14. Kismis
Kismis adalah makanan olahan dari anggur yang dikeringkan. Setiap 100 gram kismis mempunyai kandungan protein sebanyak 3 gram. Selain itu, kismis juga mengandung serat dan vitamin C. Dengan mengonsumsi kismis secara teratur, asupan makanan yang mengandung protein nabati akan tercukupi.

15. Jeruk
Buah jeruk mudah sekali ditemukan di sekitar kita. Orang biasanya, hanya mengenal jeruk sebagai sumber vitamin C, yang berguna untuk menyembuhkan sariawan. Selain vitamin C jeruk juga memilki kadar protein sebanyak 1 gram. Kandungan protein tersebut didapat dari 100 gram buah jeruk.

16. Pisang
Pisang juga banyak kita temui di sekitar kita. Zat gizi yang terkandung dalam pisang cukup banyak. Di antaranya adalah protein. Setiap 100 gram pisang kandungan proteinnya sebanyak 1,1 gram.

Selama ini banyak yang menggantungkan makanan sumber protein dari sumber hewani saja. Ternyata sumber makanan yang mengandung protein nabati tak kalah beragam. Sumber protei nabati ini dapat dikonsumsi oleh mereka yang karena suatu hal tidak bisa mengonsumsi sumber protein hewani.

Makanan yang mengandung protein nabati ini juga tergolong enak rasanya dan lebih mudah dicerna. Bagi yang sedang menjalani program diet, sumber protein nanbati ini sangat membantu diet mereka. Karena berasal dari tumbuhan, sumber protein nabati ini tidak banyak mengandung lemak yang biasanya harus dihindari oleh mereka yang sedang diet. Dengan beragamnya makanan yang mengandung protein nabati, kita bisa membuat banyak variasi makanan sehingga tidak membosankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.