Gizi buruk sampai saat ini merupakan salah satu momok yang susah diberantas apalagi pada negara – negara yang miskin dan baru berkembang. Hal ini dikarenakan tingkat kesejahteraan pada tiap – tiap penduduk yang belum merata dan adanya kesenjangan sosial. Akibatnya beberapa anak tidak bisa makan dengan normal (3 kali sehari) dan sampai ada yang menahan lapar hingga beberapa hari. Hal inilah yang nantinya akan membuat tubuh mengalami kurangnya asupan nutrisi. Penyakit malnutrisi menjadi isu hangat hangat yang sedang dibahas saat ini. Tapi sebenarnya Trubus Mania tahu enggak, kok, sebenarnya kelaparan dan kekurangan gizi adalah dua kondisi berbeda.

Kelaparan adalah suatu kondisi di mana tubuh membutuhkan makanan setelah tubuh sebelumnya menerima makanan. Kondisi kelaparan sendiri dapat terjadi karena tidak ada makanan yang bisa dimakan. Sementara itu, kekurangan gizi dapat disebabkan karena kondisi kelaparan yang terjadi terus menerus.

Di Indonesia sendiri kasus gizi buruk masih sering terjadi. Ada banyak latar belakang yang berbeda dari penyakit ini, tetapi bayi dan balita yang paling sering dimasukkan dalam kasus ini.

Dampak nyata yang dihasilkan dari gizi buruk mudah terpapar ke berbagai jenis penyakit. Berikut ini adalah 7 penyakit karena kekurangan gizi:

1. Marasmus

Marasmus adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan protein tubuh dan kalori. Penyakit ini ditemukan pada anak-anak atau bayi di bawah satu tahun. Marasmus akan membuat tubuh lebih kurus, penurunan berat badan yang sangat kurang dan tidak bisa bekerja secara normal.

2. Kwashiorkor

Kwashiorkor adalah penyakit kekurangan gizi pada bayi dan kekurangan protein akut yang disebabkan. Penyakit ini memang mirip dengan marasmus kwashiorkor pada penderitanya, namun ada edema pada kaki. Penyakit ini pada awalnya terdeteksi karena kekurangan protein tetapi sebenarnya penyakit ini juga disebabkan karena kekurangan vitamin dan mineral.

3. Anemia

Anemia adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada bayi dan balita. Anemia disebabkan karena kekurangan vitamin B12. Penyakit yang satu ini memang akan membuat orang yang terserang akan menjadi lemah dan susah melakukan aktivitas fisik walaupun sedikit atau sebentar. Anemia dapat terjadi ketika sel darah merah tidak memiliki banyak oksigen, menyebabkan jaringan tubuh menjadi lebih lemah.

Penyakit ini sangat tidak baik jika diderita anak atau balita, hal ini dikarenakan anak belom mempunyai sistem pertahanan tubuh yang sudah kuat dan terbentuk baik. Jadi jika anak sudah mulai ada tanda – tanda terserang anemia lebih baik anda segera memeriksakannya ke dokter hal ini dikhawatirkan nantinya anemia akan berlanjut ke penyakit yang lebih serius dan berdampak lebih buruk dari penyakit sebelumnya.

4. Gondok

Siapa yang tidak mengenal penyakit yang satu ini, hampir sebagian besar orang didunia pernah terkena penyakit yang satu ini. Penyakit yang satu ini tidak memandang umur dan gender karena penyakit ini disebabkan oleh kurangnya asupan yodium yang masuk dalam tubuh. Jadi anda dalam umur berapa pun dan gender apa pun bisa terkena, jadi anda harus bisa mencukupi konsumsi yodium dengan benar.

Gondong adalah penyakit yang disebabkan karena kekurangan yodium. Gejala gondongan menyebabkan karakteristik yang sangat khas sehingga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar tiroid. Perawatan untuk gondok dapat dilakukan sesuai dengan tingkat gondok besar dan kecil. Jika gondong kecil maka perawatan dengan konsumsi makanan yang mengandung yodium bisa dilakukan. Jika gondong besar maka harus dilakukan tindakan medis lebih lanjut.

5. Beri-Beri

Beri-beri adalah jenis penyakit yang disebabkan gizi buruk pada bayi yaitu vitamin B1. Penyakit ini akan menyerang saraf dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit. Perawatan dilakukan dengan menambahkan nutrisi yang mengandung vitamim B1 atau thiamin.

6. Pellagra

Pellagra adalah penyakit yang terjadi karena kekurangan vitamin B3 atau niasin. Penyakit yang disebabkan gizi buruk pada balita ini, bisa juga disebabkan karena perubahan metabolisme protein dalam tubuh. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan pengobatan, tetapi jika tidak diobati maka abisa menyebabkan kematian.

7. Rakhitis

Penyakit rakhitis disebabkan oleh kekurangan vitamin D yang dialami tubuh. Akibatnya tubuh tidak bisa menyerap kalsium dengan baik. Kebutuhan vitamin D sebenarnya dapat diambil dari sinar matahari terutama sinar matahari pagi. Rakhitis dapat terjadi pada anak-anak yang menyebabkan gangguan pada perkembangan tulang. Penyakit ini perlu perawatan karena jika tidak dirawat dapat menyebabkan tulang menjadi melengkung dan sering patah tulang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.