Cara merawat Gigi behel yang rapi dan tertata rapi nan indah merupakan idaman semua orang. Sungguh senyum yang indah orang-orang yang giginya biji mentimun adalah bak kecil dan rata. Menyenangkan untuk mata yang melihatnya. Kemudian jaga agar penampilan gigi lebih penting. Tetapi bagaimana dengan orang-orang yang ditakdirkan mempunya gigi tonggos (gigi maju), gigi, bercelah, ditumpuk.

Untuk mendukung penampilan, gigi perlu diperbaiki dengan memakai behel gigi. Pada awalnya gigi behel digunakan untuk memperbaiki letak gigi yang sedang goyang. Perbaiki urutan gigi yang tidak beraturan. Seperti tumpang tindih, gigi tidak pada tempatnya, celah antara gigi dan gigi maju, mundur.

Fungsi utamanya adalah menjaga kualitas kawat gigi agar tetap sehat dan terawat dengan baik dengan cara meratakan gigi menggunakan kawat gigi. Jenis braket, bagian yang menempel pada kawat gigi bisa terlihat dan bisa juga tidak terlihat.

Dilengkapi dengan kawat gigi, membuat gigi menjadi rapi, dengan cara menariknya secara perlahan dan bertahap sehingga gigi sesuai dengan keinginan. Jika giginya benar, orang akan lebih mudah mengunyah makanan dan terlihat lebih indah.

Namun ada juga orang yang memakai gigi untuk bergaya dan mempercantik penampilan Anda. Gigi behel mengikuti tren. Apalagi gigi behel kini hadir dengan pernak-pernik yang lucu dan menarik. Pemilihan bahan sesuai dengan keinginan Stirrup karena gigi cukup bervariasi.

Semakin menarik semakin berkualitas semakin mahal. Biaya akan dihitung mulai dari biaya pembelian kawat, kontrol biaya, biaya penggantian kawat, kawat habis setelah perawatan, semua jenis persiapan membutuhkan uang. Ini berarti bahwa satu-satunya orang yang benar-benar berduitlah yang dapat memasang Stirrup.

Ada beberapa keuntungan memakai behel, misalnya gigi akan terlihat rapi dan cantik. Jadi behel gigipun sering digunakan untuk tampil bak orang modern. Penggunaannya tidak terbatas pada usia dan jenis kelamin. Bahkan menyengsarakan anak-anak. Jadi behel juga berfungsi untuk mempercantik diri.

Gigi berbehel juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi bicara, bagian sudut bibir, estetika, raham dan senyum. Prosiding sebelum gigi behel dipasangi sekitar 3 minggu. Gigi behel membutuhkan prosedur yang agak rumit. Sebelum pemasangan, semua jenis kerusakan gigi harus diatasi terlebih dahulu. Gigi berlubang harus ditambal atau dicabut.

Selanjutnya cetakan gigi harus dibuat sesuai. Lakukan rontgen gigi, kepala dan wajah calon pasien. Bahkan wajah-wajah harus di foto karena pemasangan kadang-kadang mengubah bentuk wajah. Instalasi ini tidak hanya harus dilakukan di klinik atau di klinik dokter gigi. Tetapi itu harus dilakukan oleh spesialis doter gear (ortodentis).

Apa pun alasannya, gigi Stirrup dapat memengaruhi struktur gigi. Pada umumnya behel untuk perawatan gigi biasanya digunakan sekitar 1-3 tahun bahkan jika kualitasnya bagus bisa lebih. Kemudian komposisi kawat gigi yang melekat pada gigi menjadi lebih teratur dan tidak menimbulkan penyimpangan.

Mengenakan behel gigi sebenarnya merepotkan. Behel gigi juga akan membuat gigi terlihat kekuningan. Saat memakai behel disarankan tidak mengkonsumsi makanan keras dan lengket seperti apel, jagung dan karamel. menggunakan behel gigi juga membutuhkan perawatan ekstra. Behel juga akan mendapatkan masalah dengan gigi dan sariawan.

Perawatan untuk pemakai behel gigi harus lebih intensif. Jika malas menggosok dan membersihkan gigi berdampak pada kesehatan gigi dan mulut. Yang pertama akan membentuk plak gigi. Lapisan plak yang penuh dengan bakteri gigi menjadi kuning. Selanjutnya akan menjadi ‘karang gigi (karies) yang berwarna hitam. Kemalasan akan membuat penggunaan lebih lama dari yang ditentukan.

Pada pemakaian awal, pasien akan merasakan Nyeri: magh, disertai dengan nyeri hebat, radang (gingivitis) yang menyebabkan gigi mudah berdarah, nyeri dirasakan, nyeri adalah normal karena proses penyerapan dan aposisi (penyebab gigi bergerak). Rasa sakit hilang setelah 3-7 hari.

Solusi: konsultasikan gigi minimal 3 minggu, gunakan sikat gigi khusus, terutama untuk memecahkan gigi sikat gigi yang keras karena akan menyebabkan pembengkakan pada gusi, rajin membersihkan noda hitam, tidak makan makanan karena kawat keras akan terpisah.

Cara Merawat Gigi Behel

       1. Sikat gigi

Cara merawat gigi behel pertama yaitu, Seharusnya pengguna behel harus menggunakan sikat gigi khusus. Sikat gigi kecil khusus ini dan berbulu sangat halus. Gigi sikatlah minimal 2 kali sehari atau setelah makan dan minum yang manis. Ganti sikat gigi secara teratur.

Cara menyikatnya adalah vertikal dan horizontal sehingga kotoran di antara gigi dan kawat bisa dibersihkan. Sikat gigi Anda dua kali dengan cara memutar dan perlahan.

Yang pertama tanpa pasta gigi, fungsinya adalah menghilangkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di pelindung behel atau di sela-sela gigi. Keduanya bersih dengan sikat gigi berpasta. Tetapi jika behel gigi bisa dibuka pasang lepaskan saja behelnya maka gosok gigi seperti biasa. Selanjutnya bersihkan behel.

       2. Benang Gigi

Karena sikat gigi yang sering juga kurang mampu menjangkau bagian yang keras pada gigi, maka benang gigi juga sangat dibutuhkan agar retak gigi Anda bisa terjangkau sehingga dapat mencegah pembentukan plak dan tartar. Karena pengguna behel gigi beresiko lebih tinggi terjadi karang gigi jika tidak dibersihkan secara menyeluruh

       3. Pasta gigi

Pergerakan gigi yang diakibatkan penarikan kawat pada gigi akan menyebabkan gigi dan gusi menjadi sensitif di tulang gigi. Gunakan pasta gigi atau pasta gigi sensitif khusus gigi berbehel, pasta gigi ini akan membantu meringankan rasa sakit pada gigi dan mencegah sariawan artistik pada gusi.

Karena kandungan yang terkandung pada pasta gigi ortodontik (Special Stirrup) dan pasta gigi biasa juga berbeda. Pasta gigi sensitif mengandung potasium nitrat atau arginin yang dapat mengurangi sensivitas pada gigi.

Juga tidak mengandung deterjen yang dapat merusak gigi. Jadi sangat aman dan sangat direkomendasikan oleh dokter gigi (spesialis gigi behel).

       4. Berkumur

Bila sudah menggunakan behel, kebersihan mulut harus dijaga. Karena penggunaan behel akan berisiko menumpuknya kuman dan bakteri pada gigi yang disebabkan oleh makanan yang terselip di gigi, braket, kawat atau karet behel.

Selesai menyikat dan membersihkan gigi menggunakan alat pembersih gigi berbehel khusus, gunakan obat kumur (mouthwash) untuk membersihkan mulut secara menyeluruh. Obat kumur akan mengalir di antara gigi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi dan benang gigi untuk membunuh bakteri.

Caranya tuangkan dengan takaran yang tepat. Berkumurlah selama 1 menit. Lalu angkat dari mulut. Dan jangan menelannya. Gunakan obat kumur secara teratur setiap hari setelah malam sikat gigi.

       5. Paracetamol

Untuk pemasangan permanen, setelah pemeriksaan rutin, mulut pad pemakaian behel akan terasa sakit dan kencang, karena pergantian karet yang membuat gigi dan goyang.

Saat itulah obat parasetamol yang diperlukan sebagai pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit di mulut. Tetapi untuk penggunaan hanya waktu-waktu tertentu bukan untuk rutin

Dan sebaiknya hanya dikonsumsi jika ada anjuran dokter. Hemat konsumsilah parasetamol, karena kalau berlebihan malah malah akan jelek. Sedangkan untuk pemasangan instal jenis Stirrup tidak diperlukan parasetamol.

       6. Lilin Ortodontik

Terkadang akan lama ditambahkan kawat karena pengaruh perpindahan gigi. Jika ini terjadi ada kawat yang menempel atau mengganggu dinding gusi dan mulut, segera hubungi dokter gigi Anda (dokter gigi Stirrup spesialis).

Jangan diperbaiki sendiri, karena kurangnya pengetahuan tentang gigi akan memperburuk kondisi gigi. Secara umum situasi seperti ini akan dirasakan oleh pengguna gigi behel sudah mendekati tahap rapi.

Namun, untuk sementara penggunaan lilin kawat ortodontik disegel agar tidak memeperparah kondisi.

       7. Vitamin C

Biasanya para ahli akan merekomendasikan dokter gigi memperbanyak konsumsi vitamin C dan D untuk memperkuat gigi dan gusi. Karena gesekan sanggurdi dan dinding mulut sariawan akan terjadi.

Kawat yang ada di ujung mulut kadang-kadang bisa menusuk dinding mulut karena terjadinya perpindahan gigi sehingga ujung kawat menjadi panjang. Jadi sangat disarankan untuk mengkonsumsi banyak vitamin c.

Disarankan juga untuk mengkonsumsi banyak susu yang mengandung kalsium. Fungsi susu untuk menguatkan gigi dan gusi dihasilkan dari pergeseran yang terjadi.

       8. Jaga Makanan

Makanan keras akan merusak gigi berbehel apalagi langsung dibehel gigi. Ini akan membuat behel bergeser dan jadi rusak. Jangan makan buah yang langsung digigit dengan gigi. Potong-potonglah dulu makanan mana yang keras sebelum dimakan. Ini akan membantu untuk meringkankan risiko Stirrup yang patah.

Makanan lengket seperti popcorn, karamel, dodol, permen karet atau permen kenyal, makanan manis dan soda juga karena akan menyangkut tujuan kawat dan pengaduk karet. Jenis makanan ini dapat menarik kawat atau karet behel sehingga breket akan bergeser atau keluar dari tempat itu. Makanan seperti itu juga sulit dibersihkan. Dan ajak bakteri agar mulut terasa asam dan pemasangan plak di sela-sela gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.