Anxiety disorder atau gangguan kecemasan dapat dialami oleh siapa saja. Perlu pengetahuan yang memadai tentang cara mengatasi anxiety disorder supaya dapat mengurangi resikonya.

Cara mengatasi anxiety disorder dimulai dari diri sendiri. Anxiety disorder atau gangguan kecemasan merupakan keadaan dimana seseorang merasa cemas berlebihan karena suatu pemicu yang menyebabkan stres hingga depresi. Ada berbagai gejala anxiety disorder yang memiliki bermacam tingkatan, dari yang biasa hingga yang sudah parah. Anxiety disorder dapat dialami oleh siapa saja, tidak memandang usia. Oleh karena itu, anxiety disorder perlu diwaspadai karena tidak bisa diprediksi kapan dan siapa yang bisa menderitanya.

Anxiety disorder juga memiliki beberapa jenis, yaitu OCD (obsessive compulsive dissorder) atau gangguan kecemasan akibat rasa takut berlebihan pada suatu hal. Ada pula SAD (social anxiety disorder) yang gejalanya merasa cemas berlebihan ketika menghadapi lingkungan sosial. PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) disebabkan karena peristiwa traumatik yang pernah dialami penderita sehingga menimbulkan gejala ini. Terakhir, ada fobia spesifik yang berupa ketakutan pada hal tertentu.

Penderita anxiety disorder memiliki gejala yang bermacam-macam, seperti mudah merasa takut, halusinasi berlebihan, sulit fokus, dan masih banyak lainnya. Gejala ini bisa berbeda di setiap penderita dan jenis anxiety disorder yang diderita. Jika Anda mengalami gejala seperti ini, waspadalah karena Anda bisa mengidap anxiety disorder tingkat tertentu. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara untuk mengurangi gejala anxiety disorder. Di bawah ini akan diberikan informasinya untuk Anda.

Cara mengatasi anxiety disorder

Anxiety disorder dapat dikurangi dengan melakukan berbagai terapi diri sendiri. Cara untuk mengatasi dan mengurangi gangguan kecemasan dapat Anda lakukan secara mandiri. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan di antaranya yaitu sebagai berikut.

1. Kenali gangguan yang diderita
Langkah pertama sebagai usaha untuk mengatasi anxiety disorder adalah dengan mengenali jenis gangguan yang diderita. Ketahuilah gejala apa yang diderita agar nantinya Anda bisa melakukan langkah pencegahan dari gejala tersebut. Misalnya, jika gejala yang diderita seperti mudah terserang rasa takut di keramaian, Anda dapat menguranginya dengan berlatih bergaul di lingkungan sekitar secara perlahan-lahan.

2. Mengatur pernafasan
Mengatur pernafasan merupakan hal kecil namun berarti dalam mengurangi gejala anxiety disorder. Ketika gejala muncul, seperti timbul rasa takut atau cemas berlebihan, Anda harus mengatur nafas sehingga aliran oksigen dalam darah menjadi lancar. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala gangguan kecemasan yang timbul akibat suatu kondisi tertentu.

Pertahankan aliran nafas dengan menarik nafas perlahan dari hidung dan keluarkan dari mulut. Ulangi beberapa kali hingga pikiran menjadi lebih tenang dan gejala gangguan kecemasan mereda.

3. Menyalakan aromaterapi
Bagi penderita anxiety disorder, sangat penting untuk menjaga agar pikiran tetap rileks dan tenang. Menyalakan aromaterapi dapat Anda lakukan untuk menenangkan pikiran dan membuat rasa nyaman.

Ada berbagai jenis aromaterapi yang bisa Anda gunakan, seperti lilin aromatik, hingga pewangi ruangan dan parfum aromaterapi. Hal ini penting untuk menjaga agar lingkungan di sekitar selalu terasa rileks dan tidak mudah terganggu dari kebisingan. Selain itu, aromaterapi akan membuat tidur menjadi lebih nyaman seningga istirahat akan mejadi lebih berkualitas.

4. Menerapkan gaya hidup sehat
Menjaga dan menerapkan gaya hidup sehat perlu diterapkan agar anxiety disorder dapat dikurangi. Pertama, Anda perlu menjaga pola tidur agar cukup istirahat setiap hari. Pederita anxiety disorder juga dilarang minum kopi atau mengonsumsi kafein berlebih sehingga pola tidur dapat terjaga. Selain itu, kafein juga dapat menimbulkan kecemasan berlebih karena dapat menstimulasi kerja jantung. Oleh karena itu, penderita dilarang minum kopi berlebihan.

Kemudian, jaga pola makan teratur dan kualitas makanan yang dikonsumsi. Jagalah kesehatan Anda dengan mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Hindari makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji.

Setelah itu, Anda perlu menerapkan kebiasaan olahraga teratur. Olahraga teratur dapat menjaga jantung tetap sehat sehingga bisa mengurangi gangguan kecemasan. Selain itu, olahraga teratur juga bisa melatih ketenangan dan perasaan rileks saat gejala anxiety disorder muncul.

5. Menciptakan desain interior yang nyaman
Penderita anxiety disorder memerlukan penataan ruangan yang membuat perasaan lebih tenang dan rileks. Anda bisa menggunakan cat ruangan dengan warna pastel yang menenangkan pikiran, menaruh lilin dan vas bunga di pojok ruangan, dan memilih ruangan yang luas agar tidak mudah terserang rasa cemas berlebih.

Selain itu, Anda bisa juga meletakkan lukisan, ornamen, atau tulisan tertentu di sudut ruangan. Tata ruangan yang tepat dapat membuat penderita anxiety disorder menjadi lebih nyaman dan mudah merilekskan diri. Oleh karena itu, Anda perlu memperhatikan detail ruangan seperti ini.

6. Bangun pola pikir yang sehat
Penderita gangguan kecemasan perlu membangun pola pikir yang sehat dan pemikiran positif. Hal ini dilakukan agar pemikiran selalu tenang dan tidak mudah gelisah. Membangun pola pikir yang sehat bisa dimulai dari diri sendiri dengan menanamkan pemikiran yang baik akan setiap hal. Jika ada masalah, buatlah pola pikir yang positif bahwa setiap hal memiliki hikmah di baliknya.

Setiap masalah yang datang bisa dihadapi dengan pemikiran yang positif. Anda perlu membuka pikiran agar tidak hanya terfokus pada satu masalah dan menjadi terlalu stres karena masalah tersebut. Penderita gangguan kecemasan dapat mengurangi gejalanya secara perlahan dengan selalu memiliki pikiran yang baik dan positif.

7. Pergi ke pskiater
Setiap jenis gangguan kecemasan perlu penanganan yang berbeda. Hal ini membutuhkan bantuan medis yang profesional. Oleh karena itu, langkah terakhir untuk mengatasi gejala gangguan kecemasan atau anxiety disorder yaitu dengan bantuan medis melalui psikolog. Anda bisa pergi ke pskiater untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Yang perlu Anda perhatikan, jangan menutup diri dari penanganan medis. Meski Anda merasa malu pada awalnya, rasa malu tersebut harus Anda hilangkan. Tidak perlu merasa malu meski berobat ke pskiater, karena hal tersebut demi kebaikan diri Anda sendiri. Dan apabila ada orang di sekitar Anda yang mengalami gangguan kecemasan, Anda juga perlu membujuk supaya orang tersebut mau berobat ke pskiater.

Berbagai cara di atas dapat Anda terapkan untuk mengatasi gejala gangguan kecemasan atau anxiety disorder. Dan yang perlu Anda perhatikan, gangguan kecemasan dapat diatasi oleh diri Anda sendiri dengan membangun pola pikir yang positif setiap saat. Penderita gangguan kecemasan tidak perlu khawatir dijauhi, karena penyakit ini bukanlah penyakit fisik. Jika ada seseorang yang mengalami gangguan kecemasan seperti ini, jangan menjauhi orang tersebut karena membuatnya akan lebih tertekan. Penderita anxiety disorder membutuhkan kepedulian dan perhatian dari orang di sekitarnya.

Demikianlah ulasan mengenai cara mengatasi anxiety disorder yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.