Cara mengatasi anak hiperaktif memanglah tidak mudah, anda harus sabar dalam menghadapi anak hiperaktif ini. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untu mengatasinya, simaklah artikel dibawah ini.

Cara mengatasi anak hiperaktif dapat dilakukan dengan cara melakukan kegiatan positif, memberikan perhatian lebih pada anak, membuat perjanjian dengan anak apa saja yang boleh dilakukan dan apa saja yang tidak boleh di lakukan, dan lain sebagainya. anak hiperaktif disini merupakan anak yang memiliki kelebihan energy atau yang memiliki energy tinggi, sehingga anak hiperaktif lebih sering bergerak dibandingkan dengan anak pada umumnya dan memiliki perkembangan tingkah laku karena perkembangan otak yang tidak normal.

Akan tetapi anda tidak perlu khawatir anak hiperaktif bukanlah anak yang memiliki keterbelakangan mental, mereka hanya memiliki gangguan tingkah laku dan hanya perlu di tenangkan dan di perlakukan dengan cara yang tepat. Anak hiperaktif biasanya sulit untuk memusatkan perhatian, sulit memusatkan pikiran dan konsentrasi. Memiliki anak hiperaktif pastinya akan selalu beraktivitas, sering berlari-lari, tidak mau diam, susah untuk di atur bahkan sampai memanjat pun bisa mereka lakukan.

Apa yang Harus Orang Tua Lakukan Ketika Anak Hiperaktif?

Sebagai orang tua pastinya membutuhkan tenaga ekstra dan kesabaran untuk mendidiknya dan menjaganya. Berikut ini beberapa cara mengatasi anak hiperaktif yang dapat anda lakukan :

1. Melakukan kegiatan positf
Cara pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak hiperaktif yaitu dengan cara meakukan segala kegiatan dengan positif untuk menyalurkan energy si anak yang berlebih. Orang tua bisa melakukan kegiatan positif dengan cara mengajak ai anak untuk melakuan kegiatan yang mereka suakai, misalkan dengan cara mengajak menggambar, mewarnai, memasak, dan kegiatan positif lainnya. Selain itu juga orang ta juga bisa mengajak si anak berolahraga untuk menyalukan energinya yang berlebihan.

Dengan melakukan olahraga dapat membantu menutrisi oatas si anak tersebut dan dapat membantu otak anak berkembang sempurna sehingga diharapkan gejala hiperaktif si anak dapat berkurang. Olahraga yang dapat dilakukan yaitu olahraga ringan seperti berenag, lari, jalan kaki, sepeak bola, dan olahraga ringan lainnya.

2. Menunjukkan sikap tegas pada anak
Cara kedua yang dapat anda lakukn untuk mengatasi anak hiperaktif selanjutnya yaitu dengan cara menunjukkan siaf tegas pada anak tetapi tidak perlu marah. Jika seorang akan terlalu aktif dalam melakukan segala aktivitasnya dan orang tua tidak bisa mengayomi si anak, maka orang tua bisa memberikan sugesti dengan mengatakan bahwa tindakannya sudah berlebihan. Selain itu anda juga bisa memberitahukan pada anak bahwa rasa senang yang di ekspresikannya dengan prilaku tidak baik sudah mengganggu lingkungan sekitar.

3. Membuat perjanjian dengan si anak
Cara mengatasi anak hiperaktif selanjutnya yang bisa anda lakukana yaitu dengan cara membuat perjanjian dengan si anak untuk mengandalikan perilakunya. Orang tua bisa membuat perjanjian seerhana dengan si anak tentang perilaku apa yang boleh di lakuan dan tidak boleh dilakukan. Dengan melakukan hal tersebut dapat membantu anak mengerti apa yang baik dan tidk benar untuk dilakukan. Orang tua juga bisa memberikan pujian atau hadiah saat si anak melakukan hal baik.

Dengan memberikan penghargaan berupa pujian atau hadiah dapa membuat si anak merasa senang dan mereka akan merasa bahwa tindakan yang dilakukannya baik. Orang tua memberikan penghargaan karena si anak telah mengerti, mengikuti aturan, dan berprilaku baik. Namun, jika anak melanggar aturan yang telah di janjikan orang tua bisa memberikan teguran sambil menjelaskan perlaku yang mereka lakukan tidak diperbolehkan.

4. Dengan cara memberikan perhatian yang lebih
Cara yang ke empat yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak hiperaktif selanjutnya yaitu dnegan cara memberikan perhatan yang lebih pada anak yang tentunya berbeda dengan anak pada umumnya. Pada umumnya seorang anak hiperaktif ini sangat menginginkan perhatian dari orang tuanya ataupun dari anggota keluarga lainnya. Oleh karenanya, jika orang tua memberikan perhatian kepada anaknya, maka anak hiperaktif tersebut akan lebih menghormati kita.

5. Dengan cara melatih anak bersosialisasi dengan orang lain
Cara mengatasi anak hiperaktif selanjutnya bisa anda lakukana yaitu dengan cara melatih anak bersosialisasi dengan orang lain seperti dengan teman di lingkungan rumah, teman di sekolah dan lain sebagainya. dengan mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan yang lain nya di maksudkan untuk menumbuhkan rasa peduli anak terhadap orang di sekitarnya. Biasanya anak-anak akan menumukan teman bermainnya di area permainan ataupun tempat seperti taman bermain dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan cara bersosialisasi dengan orang lain ataupun teman sebayanya dapat membantu mengatasi hiperaktif pada anak tersebut dan si anak akan memiliki rasa peduli terhadap orang yang berada disekitarnya.

6. Dengan cara melakukan kegiatan bareng
Cara selanjutnya yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak hiperaktif yaitu dengan cara melakukan segala kegiatan secara bersamaan antara orang tua dan anak. Sebagai orang tua pastinya paham akan sifat anak, begitupun dengan memiliki anak hiperaktif pastinya banyak melakukan berbagai macam hal. Oleh karena itu, orang tua harus membuat sebuah aktivitas yang bisa dilakukan atau permainan sederhana yang dapat dilakukan oleh anak dan orang tua.

Orang tua juga bisa melakukan permainan sederhana secara berulang-ulang agar si anak terbiasa melakukannya. Dengan begitu orang tua akan memperhatikan perkembangan anaknya dan si anak akan mendapatkan perhatian lebih dari orang tuanya. Dengan begitu, jika anda sering melakukan kegiatan bersama anak pastinya dapat mengatur energy anak itu sendiri.

7. Dengan cara mencoba mencari tahu penyebab perilaku aktif si anak
Cara mengatasi anak hiperaktif selanjutnya bisa anda lakukan dengan cara mencari tahu penyebab perilaku aktif pada anak. Orang tua bisa mencoba mengingat kembali apa saja yang di laukan si anak ketika menunjukkan perilaku sangat aktif. Jika anda sudah mengetahui anda dapat mencari dan menemukan penyebab ataupun yang mempengaruhi tingkah laku anak. Dengan begitu jika sudah mengetahui penyebabnya, maka anda bisa menemukan solusi untuk mengatasi masalah saat anak menunjukkan perilaku aktif.

8. Dengan cara menyediakan sarana
Cara selajutnya yang dapat anda lakukan untuk mengatasi anak hiperaktif yaitu dengan cara menyediakan sarana seperti lokasi khusus yang sudah di rancang dengan baik dan tidak terlalu sempit sebagai tempat anak untuk beraktivitas sehari-hari. Namun tempat yang disediakan tidak berisiko seperti terjatuh, terbentur atau menghancurkan barang penting dan berharga lainnya, intinya harus aman dan tentunya nyaman bagi anak tersebut.

Dengan memiliki anak hiperaktif pastinya anak harus memiliki tenaga ekstra dan kesabaran dalam menjaganya dan mendidiknya. Hiperaktif disini juga dapat disebabkan oleh beberapa macam diantaranya yaitu pengaruh lingkungan, alergi makanan, keracunan, tempramen bawaan, gizi buruk, benturan di bagian kepala dan multi fungsi otak seperti epilepsy dan juga gangguan yang terjadi di kepala seperti infeksi.
Itulah beberapa cara mengatasi anak hiperaktif yang dapat di sampaikan, semoga informasi ini dpat bermanfaat. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.