Bagi kebanyakan orang, ponsel, laptop, mp3 player, atau tablet komputer kini tidak lagi membutuhkan nomor dua. Gadget-gadget itu sendiri tampaknya harus dimiliki untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Namun, penggunaan gadget tanpa disadari dapat mengganggu kesehatan Anda. Agar lebih berhati-hati dalam menggunakan gadget favorit Anda, ada baiknya mengetahui risiko kesehatan akibat penggunaan gadget ini yang berlebihan dan solusinya bisa dilakukan.

1. Merusak Mata

Jika mata Anda terasa pegal setelah menatap layar ponsel, tidak mengherankan jika fokus pada benda-benda kecil dalam waktu lama dapat menyebabkan mata kering dan menyebabkan peradangan dan infeksi. Semakin parahnya lagi, ponsel bisa memengaruhi penglihatan anak dalam jangka panjang.

Para ahli mengatakan anak-anak yang menatap layar ponsel sepanjang hari dapat menjadi rabun saat mereka dewasa. Penelitian menuturkan bahwa pengguna smartphone berisiko lebih cepat menggunakan kacamata. Menurut Barsam, presbiopi atau ketidakmampuan untuk melihat benda-benda dalam jarak dekat bisa terjadi pada akhir zaman dengan tindikan set-up. Karena itu mereka membutuhkan alat kacamata.

“Orang tidak bisa membaca koran tetapi jarak mata ke ponsel yang sekitar 10 inci, cenderung jauh lebih dekat daripada jarak mata ke kertas, sehingga mereka lebih cepat memakai kacamata,” jelas Barsam. Maka, ia berharap mata bisa fokus pada tiga jarak yang berbeda yaitu jarak, jarak, dan jarak baca di Smartphone.

Solusi: Perbesar ukuran teks pada ponsel Anda dan buat tampilan layar tidak terlalu cerah. Coba gunakan telepon di ruangan yang cukup terang dan jangan gunakan lebih dari 15 menit setiap kali. Psikolog Dr Aric Sigman menyarankan untuk tidak membiarkan anak berusia 3 hingga 7 tahun karena tidak bermain game di layar ponsel lebih dari setengah jam sehari.

2. Mengganggu struktur tulang

Seorang fisioterapis, Kirsten Lord mengatakan smartphone dapat mengubah postur tubuh. Dia melihat banyak orang mengalami sakit di leher atau bahu karena posisi kepala yang menjulur ke depan juga saat membaca sesuatu di ponsel atau tablet Anda.

“Posisi ini memar bagian atas tulang belakang dan saraf terhubung di kepala Anda. Akibatnya Anda bisa merasa kaku, lelah, atau sakit kepala,” kata Tuhan.

Solusi: lakukan beberapa latihan untuk memperbaiki postur dan memanjangkan otot leher seperti tali yang diletakkan di bagian tengah kepala, lalu tarik tali seperti orang yang berlatih sit up.

3. Longgarkan rahang

Penggunaan telepon yang berlebihan dapat mengubah bentuk rahang Anda. “Saya melihat semakin banyak wanita berusia 30-an yang mengalami sags di bagian bawah wajah mereka,” kata Dermatologis Kosmetik, Dr. Sam Bunting.

Sayangnya Menurut ahli, semakin bertambahnya usia anda, akan berkurang elastisitas kulit dan tekuk leher ke depan selama berjam-jam untuk melihat ponsel atau tablet memungkinkan lebih banyak tarikan ke bawah pada kulit wajah.

Solusi: coba pengang ponsel atau tablet Anda tepat di depan Anda. tidak di bawah permukaan dada sehingga posisi Anda tidak terus-menerus melihat ke bawah.

4. Dampak jerawat dan menyebabkan keringat

Ingat layar ponsel panas saat melakukan panggilan, tidak mengherankan para ahli khawatir pengguna ponsel sering melakukan panggilan terutama untuk waktu yang lama, memiliki risiko lebih tinggi jerawat dan menyebabkan keringat.

Sebuah survei tes majalah di 30 ponsel dan menemukan bahwa handset rata-rata mengandung kuman 18 kali lebih berbahaya daripada lemari sprinkler di tuan-tuan.

Solusi: Jika Anda rentan terhadap alergi kulit, lebih baik menggunakan kit bebas genggam atau menyeka layar ponsel menggunakan larutan garam secara perlahan.

5. Mendengar

Mendengarkan musik melalui headphone terlalu keras dapat menyebabkan kebisingan dan mengganggu pendengaran Anda. Jadi Anda sulit mendengar pembicaraan orang lain terutama ketika ada suara latar belakang yang membuat Anda berisik, “kata Karen Finch dari Hearing Care Center di Ipswich.

Solusi: selalu pertahankan level volume serendah mungkin dan jangan terlalu lama menggunakan headphone.

6. Menghambat tidur

Komputer, laptop, tablet, dan ponsel kemungkinan akan mengeluarkan cahaya biru yang diduga mengganggu hormon alami seperti melatonin yang membantu seseorang tertidur.

Solusi: riset di Mayo Clinic, Arizona, menunjukkan peredupan pengaturan kecerahan pada ponsel Anda dan menjaga jarak Anda dari wajah sekitar 14 inci dapat mengurangi potensi terhambatnya proses tidur. Jika perlu jam alarm yang lebih baik gunakan meja dan letakkan ponsel Anda di luar ruangan pada malam hari.

7. Hubungan yang merusak

Ponsel mungkin dapat menyederhanakan komunikasi Anda dengan pasangan, tetapi sebuah penelitian menunjukkan sebaliknya. “Teknologi bisa membuat kita sulit mengatur batasan dalam hidup kita,” Dr Emma Short, seorang psikolog di University of Bedfordshire. “Ketika berbicara melalui telepon, kami tidak memperhatikan fisik secara penuh pada menentang untuk berbicara.

Solusi: buat peraturan secara tegas untuk tidak menggunakan telepon saat sedang dikumpulkan dengan teman, keluarga, rekan kerja, atau kekasih Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.